Articles

Kebiasaan Buruk yang Bisa Menghambat Karir


Kehidupan kantor berarti melakukan tugas yang sama setiap hari dan menjadikannya rutinitas. Anda bahkan tidak berpikir dua kali bahwa kebiasaan kerja, atau menyelesaikan tugas dengan cara yang sama ternyata bisa menurunkan produktivitas. Bahkan, hal itu bisa berdampak lebih besar sehingga menghancurkan reputasi profesional. Orang selalu disibukkan dengan rutinitas terkadang berhenti menganalisa apa yang terjadi di sekitarnya, kata George Levin, CEO dan co-founder GetIntent, perusahaan periklanan. Levin menambahkan, bahwa orang-orang yang terjebak dalam rutinitas itu tidak bisa lagi melihat hubungan sebab dan akibat. Maka, mereka membuat kesalahan yang sama tanpa berpikir penyebabnya dan tidak mencari solusi. Jika resolusi tahun baru Anda adalah memajukan karier, maka Anda harus membuang beberapa kebiasaan buruk. Berikut enam kebiasaan buruk yang harus Anda tinggalkan pada 2017 seperti dikutip dari Businessnewsdaily.com.

- Meeting tiada akhir

Meeting bisa menghabiskan banyak waktu tanpa menghasilkan keputusan yang bernilai. Pada 2017, Anda harus mengakhiri kebiasaan ini dan hanya melakukan pertemuan saat kondisi mendesak. Founder and CEO Wrike sebuah software manajemen proyek-, Andrew Filev mengatakan lebih suka memenuhi jadwalnya dengan one-on-one meeting singkat selama 15 menit. Namun, pertemuan tersebut harus menghasilkan keputusan dan aksi yang jelas. Daripada meeting tim selama dua jam yang hasilnya kurang jelas dan membingungkan perserta rapat, ujarnya.

- Terlibat dalam gosip kantor

Pegawai yang cerdas mengetahui lebih banyak daripada rumor yang beredar di antara rekan kerjanya. Namun, semakin banyak orang yang terjebak dalam permainan katanya di kantor. Bisa jadi Anda bukanlah orang yang terlibat pembicaraan gosip kantor. Namun, Anda mendengarkan orang yang menceritakan kisah menarik. Anda menghabiskan sebagian besar waktu dengan penggosip tersebut. Padahal seharunya Anda bisa mengguakan masa itu untuk bekerja. Anda mungkin berpikir bahwa semua orang pernah dan masih bergosip. Jadi, itu adalah hal biasa dan tidak menjadi masalah. Padahal gosip bisa jadi sangat menghancurkan. Jika Anda ikut-ikutan bergosip, maka reputasi akan ternodai, sebab orang tahu siapa penggosip di kantor dan tidak dapat dipercaya, kata Cristin Sturchio, global head of talent pada perusahaan riset bisnis Third Bridge. Selain itu, jika seseorang bergosip tentang orang lain di hadapan Anda, maka Anda mungkin bisa menjadi bahan pembicaraan juga di tempat lain. Maka, Anda harus berani dan memberi tahu orang lain dengan sopan untuk berhenti bergosip.

- Multitasking

Terkadang Anda tidak bisa menghindari multitasking. Anda harus mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Namun, Anda tidak menunjukkan hasil optimal dalam setiap tugas. ada beberapa kebiasaan yang selalu kita lakukan: Menjawab email sambil confernce call, atau merespon chat tentang satu proyek sambil meeting tentang tugas yang lain, kata Filev. Hal ini akan mematikan kreativitas Anda. Filev mengajarkan trik bagaimana mengerjakan beberapa proyek secara simultan. Anda harus mengatur waktu, sehingga bisa fokus dalam pekerjaan selama beberapa lama dan konsentrasi pada tugas lain setelahnya. Dengan catatan, Anda harus membungkam gangguan. Sehingga setiap kali tugas Anda selesai sesuai target dan waktu yang ditetapkan sendiri.


sumber : http://www.qerja.com/journal/view/4119-kebiasaan-buruk-yang-bisa-menghambat-kemajuan-karier/


Uploaded By : Nurlianti Auliani
Last Update : 05/01/2017

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1157
  • Available Position : 40785
  • Total Jobseekers : 541116
  • Total Employer : 11795