Articles

Sudahkah kamu memiliki soft skills?


Di zaman global seperti sekarang ini, untuk dapat berhasil memasuki dunia kerja dibutuhkan technical skills dan soft skills. Technical skills umumnya keterampilan teknis dan akademik yang diajarkan di kelas, yang sesuai dengan bidang studi dan jurusan yang kamu ambil. Bidang studi atau jurusan lain tidak akan mengajari keterampilan technical skills tersebut. Sementara soft skills lebih banyak dipelajari di luar kelas, misalnya dari aktivitas organisasi, keaktifan di lingkungan, dan lainnya. Soft skills yang terlatih dari aktivitas tersebut misalnya kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan lainnya.

Ada satu istilah: Technical skills may get you an interview. But combine with soft skills, may get you the job and help you keep it! Jadi ini artinya, keduanya sama-sama penting lho. Kalau kamu hanya punya technical skills saja tapi tidak punya soft skills, maka rasanya ada yang kurang dan tidak menjamin dengan hanya technical skills saja maka akan memberikan kamu suatu pekerjaan. Soft skills juga sama pentingnya dengan technical skills, bahkan kalau dilihat dari istilah di atas, bisa jadi lebih penting.

Untuk melatih soft skills, diantaranya bisa melalui:


1. Kegiatan di dalam kelas

Di dalam kelas, sebenarnya tidak hanya melatih technical skills kamu, tapi juga bisa melatih soft skills kamu. Technical skills tentunya terlatih dari pelajaran-pelajaran yang kamu dapat di dalam kelas. Dan ternyata, soft skills juga bisa kamu latih di dalam kelas. Misalnya dengan berdiskusi kelompok, presentasi, mengerjakan tugas kelompok, mengerjakan studi kasus, dan lain sebagainya. Percaya atau tidak, aktivitas-aktivitas tersebut dapat melatih soft skills kamu. Di antaranya, analisa masalah dan kerja sama kelompok (berdiskusi kelompok), komunikasi (presentasi), problem solving, organisasi tugas, inisiatif, dan kepemimpinan (mengerjakan tugas kelompok, mengerjakan studi kasus), dan lain sebagainya.

2. Kegiatan ekstra kurikuler

Di area ini, pastinya akan lebih banyak soft skills kamu yang terlatih. Pengalaman yang kamu dapat dari kegiatan ekstra kurikuler tidak akan kamu dapatkan dengan hanya mengikuti aktivitas di dalam kelas. Kegiatan ekstra kurikuler berkutat dengan kegiatan kemahasiswaan. Dengan mengikuti organisasi mahasiswa, manfaatnya banyak sekali untuk masa depan kamu. Dengan catatan, kamu berperan sebagai partisipan aktif, bukan sebagai anggota yang sekedar terdaftar namanya saja dan jarang mengikuti kegiatan yang diadakan. Kalau hanya namanya yang terdaftar, kamu akan melewatkan kesempatan-kesempatan untuk mempelajari soft skills yang nantinya berguna dalam bekerja.

3. Magang

Dengan mengikuti program magang di perusahaan, yang terutama adalah kamu akan dapat menambah wawasan mengenai dunia kerja, serta meningkatkan keterampilan dan keahlian praktek kerja. Melalui kegiatan ini, akan ada banyak soft skills yang terlatih seperti manajemen waktu, kerja sama, pemecahan masalah, komunikasi, dan lainnya.

4. Project

Project yang dilakukan bisa berupa kegiatan volunteer ataupun non-volunteer. Dengan belajar mengerjakan suatu project, akan ada banyak soft skills yang terlatih juga. Soft skills yang bisa terlatih di antaranya, kepemimpinan, berpikir kritis, kreativitas, analisa masalah, kerja sama, dan lainnya.


Satu hal yang perlu kamu ingat, bahwa kuliah tidak hanya bermaksud mempersiapkan kamu untuk kerja. Tapi kuliah juga mempersiapkan kamu untuk menghadapi kehidupan. Ijazah kuliah dan hard skills dapat membuka berbagai pintu untuk memasuki dunia kerja. Akan tetapi kesuksesan dalam hidup dan bekerja, sangat dipengaruhi juga oleh soft skills yang kamu kuasai. :)

Penulis : Dian Kartikasari (BINUS Career Consultant)

Uploaded By : Nurlianti Auliani
Last Update : 18/09/2015

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1100
  • Available Position : 40779
  • Total Jobseekers : 537642
  • Total Employer : 11780