Articles

Tips Lolos Dari 'Jebakan' Interview

Bayangkan skenario ini: Anda sedang di tengah proses interview dan sejauh ini, semua berjalan baik. Anda tersenyum, interviewer tersenyum, everythings great! Lalu beliau melemparkan sebuah pertanyaan yang Anda tidak ketahui jawabannya. Anda mungkin langsung flashback ke masa sekolah dulu ketika mendapat soal ujian dan Anda mendadak lupa semua yang telah Anda pelajari. Our sympathy bila Anda pribadi pernah mengalami hal tersebut!

Di artikel ini, kami punya beberapa tips yang bisa membantu Anda melewati jebakan wawancara kerja.



1. Santai (Tapi Jangan Terlalu Santai)

Tarik nafas yang panjang dan keluarkan perlahan. Baiklah, tentu saja Anda tidak bisa mempraktekkan relaksasi pernafasan di depan interviewer, tapi Anda bisa menenangkan pikiran Anda. Saat Anda panik, Anda akan kesulitan berpikir dan beresiko menjawab sembarangan.

Bila Anda tidak punya jawaban saat itu juga, daripada Anda terdiam atau menggumam tidak jelas, lebih baik Anda mengisi jeda dengan kalimat-kalimat reassurance seperti, Pertanyaan yang bagus, saya perlu sedikit waktu untuk memikirkan jawabannya atau Saya juga pernah memikirkan pertanyaan ini dan saya masih di tengah proses research. Sejauh ini yang saya tahu adalah. Intinya, fill the silence and dont let it be awkward.


2. I Dont Know but You Dont Have to Know That

Hindari langsung mengatakan Saya tidak tahu. Lebih penting lagi, jangan berbohong. Abstract answer is one thing, a lie is another. Bila Anda tidak tahu


3. Elaborate, please?

Mintalah interviewer untuk mengklarifikasi pertanyaan beliau. Pertama-tama, tentu saja ini adalah strategi menunda yang paling aman. Tapi lebih dari itu, dengan mengajukan pertanyaan tambahan, Anda mungkin akan mendapat lebih banyak detail yang bisa memberi Anda celah untuk mengalihkan jawaban ke topik yang Anda pahami.


4. Bila Kisah Harus Sampai di Sini

Jangan jadikan I dont know sebagai jawaban akhir Anda; give something extra. Bila Anda tidak tahu, silahkan jujur mengakui bahwa Anda tidak tahu, namun sampaikan juga thought process Anda.

Jika Anda setidaknya familiar dengan topik yang ditanyakan, Anda bisa menyelipkan pengetahuan Anda ke dalam jawaban. Misalnya, ketika Anda ditanyai mengenai pandangan Anda terhadap sosial media marketing dan Anda tidak punya jawaban yang memuaskan, Anda bisa mencoba mengaitkan dengan apapun yang Anda tahu tentang social media. Saya tidak punya jawaban konkrit untuk pertanyaan Anda, namun saya cukup familiar dengan impact sosial media terhadap.... Interviewer akan menghargai kejujuran dan usaha Anda.


5. Selamatkan yang bisa Anda Selamatkan

Anda bisa mempertimbangkan menulis follow-up email selepas interview untuk menjawab pertanyaan tadi, namun berhati-hatilah dalam pemilihan kata. Anda tidak perlu terang-terangan mengakui tidak tahu jawaban itu sebelumnya; Anda bisa menggunakan kalimat seperti, Setelah saya research dan pikirkan lebih seksama Walau Anda telah jungkir balik untuk mempersiapkan diri agar interview berjalan lancar, terkadang ada hal-hal yang tidak bisa diprediksi dan ini sama sekali bukan salah Anda. Kami hanya bisa berharap agar Anda tidak pernah 'terjebak' saat interview, namun bila hal itu terjadi, semoga artikel kami setidaknya membantu Anda sedikit lebih siap menghadapinya.


Reporter : Elsa Analet

Sumber : http://www.qerja.com/journal/view/52-tips-lolos-dari-jebakan-interview

Uploaded By : Nurlianti Auliani
Last Update : 21/12/2015

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1092
  • Available Position : 40777
  • Total Jobseekers : 537482
  • Total Employer : 11780