Articles

Keep Calm dan Baca Tips Kami untuk Wawancara Bebas Stress

Ah, lagi-lagi tips interview, pasti yang itu-itu lagi. Eits, tunggu dulu. Ya, mungkin Anda sudah familiar benar, bahkan mungkin bosan, dengan petunjuk wawancara umum, semisal melakukan riset terhadap perusahaan tersebut atau berlatih menjawab beberapa pertanyaan umum. Tentu saja, acing the interview is important, tapi di artikel ini, kami akan fokus pada well being Anda karena kami percaya bahwa individu dengan kondisi fisik dan mental yang tenang dan stabil memiliki kesempatan lebih baik untuk memukau saat wawancara. Tarik nafas yang dalam, tenangkan pikiran Anda, dan biarkan kami menuntun Anda dari malam sebelum wawancara hingga detik-detik sebelum Anda menuju ke ruangan interview dengan tips-tips di bawah ini.


Malam Sebelum Wawancara



1. Pikirkan Segalanya

Rencanakan dan persiapkan segalanya, mulai dari portfolio, data yang Anda butuhkan, metode transportasi, pakaian yang akan Anda kenakan, termasuk apa yang akan Anda makan sebelum berangkat agar Anda tidak perlu ribet memikirkan detail-detail ini lagi di hari H. Rencanakan segalanya lebih awal dan beri sedikit waktu ekstra agar Anda tidak terburu-buru.


2. Persiapkan Mental Positif

Apakah Anda pernah mendengar tentang tips berlatih di depan cermin untuk mengamati dan mengoreksi bahasa tubuh Anda? Hal yang sama bisa Anda terapkan untuk mindset Anda. Visualisasikan proses wawancara dan imajinasikan wawancara yang berjalan lancar. Bayangkan reaksi Anda yang tenang saat wawancara dan yakinkan diri Anda bahwa semuanya akan baik-baik saja. Mental exercise ini memberi Anda sedikit ketenangan, sense of control, dan keyakinan bahwa semua akan berjalan lancar. Bila aktivitas berupa yoga, meditasi, atau olahraga ringan biasa membantu Anda menenangkan diri, silahkan lakukan sedikit semalam sebelumnya atau pagi sebelum berangkat.


3. Tidur

Mungkin Anda adalah praktisi setia SKS (Sistem Kebut Semalam) yang terbiasa bergadang untuk mempersiapkan diri. If it works for you, silahkan; semua orang punya metode masing-masing. Walau pun begitu, kami sangat merekomendasikan agar Anda beristirahat yang cukup,setidaknya tidur malam 7-8 jam agar Anda tidak kelelahan dan kehilangan konsentrasi yang beresiko membuat Anda kesulitan menjawab pertanyaan saat wawancara. Bila wawancara diadakan di siang hari, cobalah untuk menyelipkan sedikit waktu untuk nap. Jangan lupa untuk memasang alarm!


Beberapa Jam Sebelum Wawancara



1. Apa yang Memotivasi Anda?

Temukan sebuah pegangan mental yang dapat membantu Anda mengurangi keteganganmenjelang wawancara di perjalanan atau saat menunggu giliran Anda. Hal tersebut dapat berupa sebuah kenangan dengan orang yang Anda sayangi atau motivational quote favorit yang Anda tuliskan di sepotong kertas, atau foto anggota keluarga. Ketika Anda gugup, hal kecil ini akan menenangkan Anda dan memberi dukungan ekstra agar Anda lebih termotivasi untuk sukses melewati wawancara tersebut.


2. Be an Early Bird

Hadirlah 30-60 menit lebih awal ke tempat wawancara. Pertama, sebagai antisipasi untuk menghindari masalah transportasi atau lalu lintas. Kedua, Anda akan punya cukup waktu untuk mencari lokasi dan menenangkan diri sebelum memulai wawancara, entah dengan berjalan-jalan atau mendengarkan musik. Anda tidak ingin masuk ke ruangan dengan keadaan panik dan berantakan, bukan?


3. Yang Hangat Lebih Baik

Ini adalah trik psikologi kecil yang dapat membantu mempengaruhi persepsi pewawancara terhadap Anda. Ketika Anda pergi ke kamar mandi untuk bersiap-siap, hangatkan tangan Anda dengan dryer atau sekedar memegang minuman hangat. Tangan yang hangat dan kering memberi kesan bahwa Anda percaya diri dan tenang, sementara tangan yang dingin dan berkeringat menunjukkan kalau Anda gugup dan tidak relaks. Sekali pun Anda memang sangat gugup, your interviewer doesnt need to know that.


4. Interviewer Juga Manusia

Sering kali calon pegawai memandang interviewer sebagai sosok yang angker, yang mana malah membuat mereka semakin gugup. Well, sedikit banyak interviewer memang punya andil dalam menentukan masa depan karir Anda, tapi coba ingatkan diri Anda bahwa di satu titik dalam perjalanan karir interviewer tersebut, mereka mungkin juga melalui proses yang sekarang akan Anda lalui. Bila Anda fokus pada realization ini, niscaya Anda akan lebih rileks dan koneksi baik antara Anda dan interviewer akan lebih mudah terjalin. Now get in there and conquer the interview!


Penulis : Steffi Teowira

Sumber : http://www.qerja.com/journal/view/keep-calm-dan-baca-tips-kami-untuk-wawancara-bebas-stress

Uploaded By : Nurlianti Auliani
Last Update : 21/12/2015

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1484
  • Available Position : 40805
  • Total Jobseekers : 524562
  • Total Employer : 11775