Articles

Lima Jurus Mengembangkan Kemampuan Perusahaan

5 Jurus Mengembangkan Kemampuan Perusahaan
By. Agung R. Harmoko

 

Salah satu pengaruh terbesar untuk memperbaiki kinerja perusahaan adalah komitmen perusahaan untuk menempatkan orang dan pekerjaan yang tepat. Banyak perusahaan berlomba–lomba meningkatkan keterampilan para karyawannya dengan berbagai pelatihan. Banyak orang yang belum memahami apa yang harus dilakukan ketika memulai pekerjaannya. Kebingungan muncul ketika mereka dihadapkan kembali kepada permasalahan pekerjaan sehari – hari kita cenderung terpaku dengan hal – hal yang terkait dengan rutinitas.

Komunikasi
Ketika bekerja dan berinteraksi sosial kita tidak akan lepas dari komunikasi. Komunikasi merupakan salah satu ketrampilan yang penting dalam bekerja. Dengan komunikasi kita dapat menginformasikan, memberikan informasi, membujuk dengan cara yang persuasif untuk memperkuat atau mengubah paradigma. Komunikasi tidak hanya satu arah saja. Kita dapat mengembangkan komunikasi yang bersifat 2 arah dengan memiliki ketrampilan untuk mendengar. Ingat, kita diberikan 2 telinga satu mulut. Banyaklah mendengar baik dari atasan maupun rekan kerja. Menurut Stephen Covey, sedikit orang yang pernah mengikuti pelatihan mendengar, sebagian besar pelatihan tersebut adalah teknik Etika Kepribadian, yang terpotong dari dasar karakter dan dasar hubungan yang mutlak vital bagi pemahaman kita terhadap keberadaan orang lain. Dengan mendengar kita jadi mengetahui berbagai informasi yang terkait dengan kondisi perusahaan, sehingga langkah yang nantinya akan kita ambil untuk pengembangan organisasi dapat tepat. Dengan mengkomunikasikan visi kita kepada organisasi baik itu secara lisan maupun tulisan dengan selalu fokus berdaya guna bagi pengembangan perusahaan.

Agen Perubahan
Sebagai agen perubahan organisasi jadilah pribadi “proactive”. Proaktif bukan hanya kita berinisiatif. Stephen Covey mengatakan “proactive” itu adalah seseorang yang memiliki kemampuan untuk memilih respon yang cocok atau menentukan keputusan. Selalu tanamkan dalam diri sebagai agen perubahan dalam bekerja. Tanamkan keyakinan diri bahwa setiap hasil kinerja yang dihasilkan merupakan akibat dari suatu pilihan yang terbaik dari berbagai pilihan. Jadilah penjemput bola di lapangan, jangan pernah jadi penonton bola berputar.

Kembangkan Pengetahuan
Selalu perbaharui pengetahuan kita dengan melakukan “sharing” dengan para profesional atau dengan para senior di kantor mengenai kekuatan dan kelemahan sistem yang ada. Dengan mengetahui situasi kondisi kita akan mampu menempatkan diri dan menggunakan kesempatan untuk mengembangkan organisasi.

Mengelola Konflik
Jadilah pemenang tanpa bertempur. Jadikan konflik jadi ajang kompetisi yang mengarahkan kepada produktifitas kinerja. Mengarahkan konflik menjadi kreativitas, komitmen dan tantangan yang harus diselesaikan bukan untuk dibiarkan mengambang. Ketika konflik itu datang langkah awal yang harus kita lakukan adalah mengenali dan mengidentifikasi sumber penyebab konflik, dan atur strategi yang tepat untuk mengatasi konflik tersebut sehingga kita bisa mengubah konflik menjadi kerja sama yang harmonis. Dengan kerja sama ini diharapkan kita bisa lebih berprestasi dan memperoleh banyak dukungan untuk berprestasi optimal.

Optimistis
Tinjaulah kembali pendekatan yang tidak mungkin. Dengan demikian kita bisa karena kita mau, coretlah perkataan tidak mungkin dari dalam diri sehingga yang tersisa adalah “mungkin”. Kembangkan kata mungkin dengan selalu melihat peluang dan data yang ada sesuai dengan kondisi. Saya teringat perkataan Dess dan Miller dalam bukunya "Strategic Management" suatu perubahan dan perbaikan kondisi dapat diawali dengan melakukan eksperimen “if you fail at the first time, try, try, … and try again" "I will persist until I succeed”. Siapa sangka Thomas Alpha Edison yang telah melakukan 10 ribu kali percobaan untuk menemukan bola lampu. Kenali apa yang anda inginkan untuk suatu perubahan, hal ini harus “SMART” (Specific, Measurable, Achievable, Reasonable, and Time-limit). Langkah kedua yaitu tindakan, wujudkan dalam implementasi dari apa yang telah di rencanakan serta selalu evaluasi hasil yang telah dicapai.

 

Uploaded By : Agus
Last Update : 25/08/2005

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1866
  • Available Position : 40117
  • Total Jobseekers : 460469
  • Total Employer : 11577