Articles

Hubungan Putus-Sambung Berdampak Pada Kesehatan Mental

Proses putus dan bersatu kembali sering terjadi dalam hubungan percintaan modern. Dalam budaya populer, putus-sambung yang dramatis diberikan makna yang sangat berat yang diartikan membuat hubungan menjadi semakin kuat. Namun pada kenyataannya, proses ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental seseorang. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di University of Missouri di Columbia, 60 persen dari 500 orang dewasa yang saat ini berpasangan telah mengalami hubungan putus-sambung.

Dibandingkan dengan jalinan yang lebih stabil, hubungan putus-sambung terkait dengan tingkat penyalahgunaan yang lebih tinggi, tingkat komitmen yang lebih rendah dan komunikasi yang lebih buruk. Jenis hubungan ini dikaitkan dengan tekanan psikologis yang lebih besar, seperti depresi dan kecemasan. Hubungan putus-sambung yang sedang berlangsung biasanya terjadi ketika salah satu dari pasangan kurang berkomitmen daripada yang lain, ujar Dating Coach James Preece, seperti yang dilansir dari Independent, Senin (27/8).

Ia mengatakan orang yang lebih serius tentang hubungan mentolerir ketidakstabilan pasangan mereka karena mereka tidak ingin mengambil risiko kehilangan. Perpecahan bisa disebabkan oleh perdebatan terus-menerus atau perselingkuhan, tetapi kedua pihak masih tertarik satu sama lain.

Salah satu masalah utama dengan pola ini adalah kurangnya kepastian yang dapat mempeburuk ketidakamanan di dalam dan luar hubungan. Ini menuntun seseorang untuk bertanya pada diri sendiri dan bertanya-tanya mengapa mereka tidak cukup baik untuk mempertahankan minat pasangannya, katanya. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan kecemburuan yang bisa membuat orang merasa cemas. Semakin lama itu berlangsung, kata Preece, maka semakin buruk yang mereka rasakan dan dapat menyebabkan depresi.

Jika seseorang membuat anda merasa seperti ini, Preece menyarankan untuk menjalani hubungan seumur hidup tanpa proses putus-sambung.Kesehatan anda lebih penting daripada menghabiskan waktu dengan seseorang yang membuat anda sangat tidak bahagia,ujarnya.

Sementara itu Psikolog Madeleine Mason Roantree menjelaskan hubungan putus-sambung sering terjadi ketika dua orang pada dasarnya tidak cocok. Roantree menggambarkan hubungan ini sebagai hubungan emosional dan kasar. Seolah-olah mereka tidak dapat hidup tanpa satu sama lain. Namun ketika mereka bersama, mereka saling meracuni satu sama lain, kata Roantree.


Sumber: https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/18/08/27/pe4maq349-hubungan-putussambung-berdampak-pada-kesehatan-mental


Uploaded By : Albert Henderson
Last Update : 09/11/2018

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1332
  • Available Position : 37910
  • Total Jobseekers : 391732
  • Total Employer : 11354