Articles

Cara Menerima Kekalahan dengan Elegan

1. Sadarilah perasaan Anda.

Pikirkan apa saja yang Anda alami, kemudian pahamilah cara Anda merespons pengalaman tersebut. Kalau Anda marah, tanyakanlah kepada diri sendiri mengapa marah. Kalau Anda kecewa, tanyakan kepada diri sendiri apa saja yang diharapkan. Sebelum menerima atau mengendalikan perasaan, Anda pertama-tama harus memahaminya.

Pikirkan perasaan Anda apabila berhasil menang. Bandingkan kedua keadaan tersebut dan pertimbangkan apa saja yang tetap sama dari kedua keadaan itu dan pertimbangkan untuk menuangkan perasaan Anda dalam tulisan. Ceritakan perasaan Anda ini kepada seorang teman atau anggota keluarga yang Anda percayai. Anda mungkin tahu cara terbaik untuk menangani emosi Anda sendiri. Lakukan apa yang perlu Anda lakukan untuk menghadapi situasi tersebut.

2. Beri pembenaran pada diri Anda sendiri.

Katakan kepada diri Anda bahwa tidak ada perasaan yang sepenuhnya baik atau buruk. Perasaan hanyalah perasaan dan dapat Anda terima begitu saja. Beri pengakuan pada diri Anda sendiri, bahwa memiliki perasaan seperti itu boleh-boleh saja dan sepenuhnya wajar. Tentu ingat bahwa meskipun Anda boleh menerima perasaan tersebut, tidaklah bijak untuk mengikuti perasaan-perasaan tertentu (seperti kemarahan atau kebencian terhadap diri) terkait akibat yang bisa ditimbulkannya.

3. Lihatlah dalam perspektif lebih luas.

Mungkin Anda tidak dapat mencegah kekalahan yang dialami, tetapi Anda dapat mengendalikan reaksi Anda terhadap kekalahan tersebut. Tarik napas dalam-dalam; cobalah sebisa mungkin menstabilkan diri sendiri. Ingatkan diri Anda bahwa apa yang terjadi sudah terjadi dan tidak dapat Anda ubah. Dengan sikap ini, Anda akan dapat menjadi orang yang fleksibel dan mampu beradaptasi dengan mudah. Anda pun mungkin akan mendapatkan kemampuan baru untuk menghadapi negativitas dan kekalahan di masa depan.

4. Tidak usah terlalu serius.

Situasi ini bisa lebih parah lagi. Pertimbangkan apakah ada hikmah dari situasi ini, yang mungkin belum Anda lihat. Carilah sisi jenaka dari pengalaman Anda. Tetaplah tersenyum meskipun mungkin terasa sulit. Anda mungkin akan menemukan bahwa situasi ini lebih lucu, lebih sepele, atau lebih absurd ketika mengambil jarak dari situasi tersebut.

5. Relakan kekalahan tersebut.

Ketika gagal, emosi Anda dapat mengubah perspektif Anda. Hindari terus memikirkan apa yang telah terjadi. Jangan biarkan kekalahan mengalahkan diri Anda. Anda mungkin merasa amat marah, amat frustrasi, amat benci; saat ini, perasaan-perasaan itu hanya akan terasa semakin kuat. Sadarilah perasaan-perasaan tersebut, tangkaplah perasaan-perasaan itu, dan buanglah. Anda dapat move on dengan menerima kekalahan atau dengan menyimpan dendam. Dengan menerima kekalahan, Anda akan melepaskan diri dari kekalahan tersebut. Dan jika menyimpan dendam, Anda akan terikat pada kekalahan tersebut. Lepaskan diri Anda dari penilaian diri sendiri. Terimalah bahwa kegagalan hanyalah bagian dari hidup biasa. Orang-orang telah dan akan selalu berhadapan dengan kekalahan. Yang penting adalah perspektif Anda terhadap kekalahan tersebut.


Source: https://id.wikihow.com/Menerima-Kekalahan-dengan-Elegan


Uploaded By : Albert Henderson
Last Update : 21/10/2019

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 2365
  • Available Position : 40270
  • Total Jobseekers : 467860
  • Total Employer : 11630