Articles

Portfolio Juga Perlu Lho...

>

PORTFOLIO JUGA PERLU LHO

*Oleh: Listya Muhairina

 

Mungkin beberapa dari Anda pernah bertanya-tanya, jika sudah ada CV masih perlukah portfolio dalam melamar pekerjaan? Tentu saja jawabannya adalah: Ya! Portfolio sangat diperlukan, khususnya bagi Anda yang memiliki minat untuk berkarir di bidang kreatif, misalnya desain grafis, desain interior, desain web, arsitek, jurnalistik, dll. Perusahaan biasanya mensyaratkan pelamar untuk menyertakan portfolio bersama dengan CV dan surat lamaran kerja. Terkadang perusahaan juga meminta pelamar untuk membawa portfolio pada saat sesi wawancara, dan biasanya pelamar diminta untuk mempresentasikan portfolionya di depan pewawancara.

Portfolio adalah kumpulan hasil karya yang pernah Anda kerjakan di masa lalu. Portfolio juga bisa berisi tentang prestasi dan keberhasilan yang pernah Anda raih. Dengan portfolio, Anda bisa menunjukan kemampuan dan kreativitas melalui berbagai hasil karya yang telah dihasilkan. Portfolio bisa berfungsi sebagai alat promosi diri yang efektif untuk meningkatkan nilai jual Anda di mata perusahaan yang Anda lamar. Selain berfungsi sebagai alat promosi diri, portfolio juga bisa berfungsi sebagai bahan evaluasi diri. Dari portfolio yang Anda miliki, maka Anda bisa mengetahui kemajuan apa yang telah Anda capai selama ini, serta hal-hal apa saja yang masih memerlukan perbaikan atau penyempurnaan.

Berikut ini adalah beberapa tips dalam menyusun portfolio:

  Dokumentasikan setiap hasil karya yang pernah Anda kerjakan. Hal ini sebenarnya dapat dilakukan sejak Anda masih berada di bangku kuliah, yaitu dengan membiasakan untuk mengkliping hasil-hasil karya yang pernah dikerjakan meskipun dari hasil tugas perkuliahan. Susun hasil karya Anda dengan rapi. Beri keterangan setiap hasil karya, kapan dan dimana karya tersebut dibuat, untuk tujuan apa karya ini dibuat, pernah diterbitkan atau tidak. Dengan memiliki dokumentasi seperti ini, Anda akan lebih mudah mencari dan memilih hasil karya terbaik yang ingin ditunjukan pada saat Anda akan melamar kerja.

  Pilih karya terbaik yang Anda miliki yang sekaligus juga mewakili selera pribadi Anda. Portfolio juga bisa menunjukan karakter atau kepribadian seseorang. Oleh karena itu, Anda perlu selektif dalam memilih karya yang ingin ditampilkan.

  Tonjolkan karya-karya terbaik dari bidang yang memang menjadi keahlian Anda. Karya yang ditampilkan memang sebaiknya juga menunjukan spesialisasi atau keahlian Anda dan tentu saja harus relevan dengan pekerjaan yang dilamar.

  Jangan menyertakan hasil karya orang lain dan mengakuinya sebagai hasil karya Anda. Hal ini adalah perbuatan yang tercela, dan jika ketahuan akan bisa menjatuhkan kredibilitas diri sendiri serta menimbulkan masalah di kemudian hari. Jika Anda pernah terlibat dalam sebuah proyek yang dikerjakan bersama tim, dan ingin klaim hasil karyanya sebagai portfolio Anda, maka sebaiknya Anda sudah mendapat persetujuan dari orang-orang yang terlibat dalam project tersebut. Anda juga perlu menuliskan secara detil keterangan bahwa di bagian apa saja kontribusi Anda dalam proyek tersebut.

 

Selain dalam bentuk hardcopy, Anda juga bisa mendokumentasikan portfolio Anda dalam bentuk softcopy dan mendokumentasikannya secara online. Berikut ini ada beberapa contoh portfolio online yang mungkin bisa dijadikan bahan inspirasi:

-          http://www.portfolio-gallery.com

-          http://www.selimutmaya.com/webdesain.html

-          http://www.deviantart.com/    

-          http://www.portfoliodesign.org/ ,

 

Setelah Anda siap dengan portfolio yang rapi dan menarik. Bersiaplah untuk mempresentasikan portfolio Anda dengan penuh percaya diri dan mengesankan. Selamat mencoba!

 

 

 

 

 

Uploaded By : Sudiana
Last Update : 07/07/2011

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1475
  • Available Position : 40188
  • Total Jobseekers : 461583
  • Total Employer : 11601