Articles

5 Counterproductive Work Behavior

Counterproductive Work Behavior (CWB) lebih dari sekadar menghemat uang. Untuk beberapa pengusaha, meningkatkan produktivitas pekerja secara keseluruhan dan menjaga kesuksesan jangkapanjang. Meskipun mudah mengakses internet, smart phone dan teknologi modern lainnya. Sebenarnya terdapat banyak jenis perilaku kontraproduktif yang dapat mengalihkan perhatian karyawan dan mengurangi kebiasaan ini. Yakni antara lain:

1. Tardiness and Absenteeism

Setiap tempat kerja memiliki tingkat ketidakhadiran karyawan pada taraf tertentu, itulah sebabnya banyak yang menerapkan kebijakan kontrol absensi. Daripada memaksa manajemen atau pemimpin tim menilai secara individual, perusahaan dapat membuat beberapa aturan formal sebagai panduan pengambilan keputusan. Kedua faktor ini, berkaitan dengan kepuasan tempat kerja dan masalah lainnya.

2. Bullying and Harassment

Kesadaran publik tentang penindasan dan pelecehan ditempat kerja telah meningkat, namun masalah ini masih jauh dari kata selesai. Interaksi yang tidak diinginkan antara karyawan dapat membuat pekerja tidak nyaman, terisolasi dan kurang produktif. Kesadaran akan masalah ini memungkinkan pemimpin tim membuat aturan dan sistem untuk melindungi pekerja dari interaksi negatif.

3. Overworking and Late Nights

Overclock dapat berdampak buruk pada produktivitasnya. Faktanya, kurangnya tidur dan istirahat dapat berpengaruh pada profesionalisme dan tanggung jawab,kecelakaan kerja dapat meningkat, serta kualitas kerja jadi lebih rendah. Karyawan tidak boleh merasa tertekan untuk segera membalas email diluar jam kerja atau diwajibkan untuk berkomitmen hingga larut malam.

4. Digital Loafing

Teknologi modern telah membuka dunia baru yang membuat karyawan menghabiskan banyak waktu didepan komputer. Media sosial penyebab yang umum. Perusahaan berjuang mengawasi karyawan yang menghabiskan waktu dan memberi mereka kebebasan melewati hari tanpa melakukan apapun. Dibutuhkan kebijakan dan kemampuan dalam pengawasan tetapi pengawasan berlebihan dapat merusak loyalitas, moral dan retensi.

5. Breakdowns in Communication

Beberapa penyebab terganggunya komunikasi dalam suatu organisasi yang bisa mengakibatkan kontraproduktif; Karyawan mungkin enggan untuk bertanya tentang tanggung jawab yang didapat karena takut terlihat konyol atau ditegur. Komunikasi yang buruk antara tim dan departemen dapat membuat proyek terhambat dan berakibat duplikasi pekerjaan, hal tersebut dapat membuang waktu dan sumber daya.

Sumber : https://www.organizationalpsychologydegrees.com/lists/5-types-of-counterproductive-work-behavior/

Uploaded By : Albert Henderson
Last Update : 02/03/2021

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1078
  • Available Position : 40837
  • Total Jobseekers : 550046
  • Total Employer : 11838