Articles

Serba-Serbi Komunikasi di Tempat Kerja

Komunikasi adalah proses bertukar informasi dan saling mengerti antara satu dan lawan bicaranya. Kemampuan berkomunikasi adalah hal yang esensial untuk dimiliki setiap orang. Bagaimana tidak? Sebagai makhluk sosial, mustahil bagi kita untuk hidup seorang diri tanpa bersosialisasi dengan orang lain, tidak terkecuali dalam lingkungan pekerjaan. Kemampuan komunikasi yang baik membuat seseorang mampu mendeskripsikan secara baik pikiran ataupun emosi yang sedang dialami. Berkomunikasi secara baik juga memungkinkan seseorang dapat berdiskusi dengan sehat ataupun menyampaikan kritik dengan cara yang membangun, bukan menjatuhkan. Hal ini pada akhirnya dapat berpengaruh terhadap produktifitas di tempat kerja karena minimnya konflik yang terjadi di antara satu orang dan orang lainnya. Komunikasi yang sehat di lingkungan kerja sangat penting untuk dapat mewujudkan ataupun mempertahankan hubungan dalam lingkungan kerja yang berkualitas.

Dengan mengetahui pentingnya kemampuan berkomunikasi di lingkungan kerja, hal pertama yang menjadi pertanyaan adalah, “Bagaimanakah caranya menjadi komunikator yang baik?” Berikut ini akan dijelaskan selangkah demi selangkah proses yang harus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi:

1. Mengerti tujuanmu dalam berkumunikasi: Apakah yang ingin kalian capai dari komunikasi tersebut?

2. Memahami siapa lawan bicara kalian. Gaya bicara seperti apa yang cocok untuk digunakan ketika berkomunikasi dengan lawan bicara tersebut? Gaya biacara yang tepat bisa diperkirakan dengan mengingat tipe respon yang biasa kalian dapatkan dari lawan bicara. Lalu pertanyaann selanjutnya adalah memutuskan untuk menggunakan Bahasa formal atau informal ketika berkomunikasi dengan lawan bicara.

3. Sadari bahasa non-verbal (Seperti gerakan tangan atau posisi tubuh) kalian sehingga lawan bicara mendapatkan impresi yang tepat.

4. Rencanakan apa yang ingin kalian bicarakan dan bagaimana kalian akan membicarakan hal tersebut

5. Apa yang lawan bicara kalian sudah ketahui tentang topik yang akan kalian bicarakan? Apakah mereka experts? Atau belum tahu sama sekali? Sesuaikan cara kalian berkomunikasi dengan mempertimbangkan hal ini

6. Sampaikan hal yang kalian ingin sampaikan dalam pola yang sudah kalian rencanakan sebelumnya.

7. Lihat response yang diberikan oleh lawan bicara

8. Review proses komunikasi dan feedback yang diberikan oleh lawan bicara. Apakah cara yang kalian lakukan sudah efektif? Apabila hal yang kalian rasa masih bisa dikembangkan, lakukan hal tersebut ketika berkomunikasi kembali di masa mendatang.

Selain 8 poin penting di atas, terdapat satu hal yang sangat penting bagi kalian sehingga dapat mejadi komunikator yang baik, yaitu kemampuan mendengarkan. Menjadi seseorang yang hanya memperdulikan pendapatnya sendiri adalah tipe individu yang tidak nyaman untuk dijadikan lawan bicara. Di sisi lain, ketika kalian bukanlah pendengar yang baik, cukup sulit pula bagi kalian untuk benar-benar memahami apa yang diinstruksikan oleh atasan atau pendapat yang dimiliki oleh lawan bicara. Hal yang harus kalian mulai latih adalah untuk mendengarkan secara aktif, Mendengarkan secara aktif berarti kalian memperhatikan secara seksama apa yang lawan bicara katakan. Kalian juga mampu untuk menanyakan pertanyaan untuk mengklarifikasi dan me-rephrase apa yang lawan bicara katakan, contohnya “Jadi, apa yang kamu katakan tadi adalah…..” Hal ini akan memastikan kalian berdua memiliki pemahaman yang sama sehingga kalian pun dapat merespon secara tepat.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat dipahami bahwa kemampuan berkomunikasi yang baik adalah hal yang penting untuk dimiliki oleh seseorang, salah satunya ketika berada di lingkungan bekerja. Memiliki komunikasi yang baik dapat meningkatkan produktifitas dan pada akhirnya menciptakan kualitas lingkungan bekerja yang baik dan sehat. Kemampuan berkomunikasi seseorang sangat dapat diasah dan dikembangkan. Hal yang harus diingat adalah selain mengembangkan kemampuan kita untuk menyampaikan pendapat, menjadi seorang komunikator yang baik juga berarti kita bisa menjadi pendengar yang baik sehingga kedua belah pihak memiliki pemahaman yang sama dari proses komunikasi tersebut.

Disusun Oleh: Ni Made Rai Kistyanti, M.Psi., Psikolog

Sumber :
Doyle, A. (2020, September 17). Communication Skills for Workplace Success. Retrieved from The Balance Career: https://www.thebalancecareers.com/communication-skills-list-2063779

Higher Education Language & Presentation Support University of Technology Sydney. (2019). Workplace Communication. Sydney : University of Technology Sydney.

Oppong, A. A., & Birikorang, E. A. (2014). Communication in the Workplace: Guidelines for Improving Effectiveness. G.J.C.M.P.,Vol.3(5), 208-213.

Uploaded By : Albert Henderson
Last Update : 20/12/2020

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1503
  • Available Position : 40800
  • Total Jobseekers : 544318
  • Total Employer : 11825