Articles

Tips For Leaving The Door Open When You Quit Your Job

Kamu baru saja keluar dari pekerjaan kamu yang mengerikan. Kamu telah membereskan mejamu, sudah mengatakan Goodbye dan mungkin tidak punya rencana untuk kembali. Tapi tidak peduli seberapa besar kamu membenci atasanmu, atau seberapa yakin kamu tidak akan pernah bertemu atau berbicara dengan rekan kantor kamu, kamu tidak seharusnya memotong jembatan penghubung untuk tetap menjalin hubungan baik dengan mereka.


Berikut tips-tips agar kamu tetap meninggalkan kesan bagus ketika keluar dari pekerjaan.

1. Tinggalkan ketika kamu sudah berada di posisi yang top atau di puncak


Meninggalkan perusahaan ketika kamu merasa besar dan memiliki sesuatu yang berharga membuat kamu akan terlihat lebih menarik ketika sesi interview selanjutnya. Kamu dapat menyebutkan prestasi dan kesuksesan yang kamu telah kamu peroleh selama bekerja.


2. Jadilah professional


Kamu mungkin pernah mengalami pengalaman buruk dengan atasan atau rekan kerja kamu, tapi ketika berpamitan, pastikan bahwa kamu menahan diri untuk tidak mengatakan hal negative mengenai mereka. Mengikuti proses standar dari HR dan mengkonfirmasikan semua document telah dilakukan seperti yang diminta. Surat resign seharusnya sudah kamu serahkan kepada atasan paling lambat 2 minggu sebelumnya kamu resign.


3. Tetap fokus


Kamu harus menahan diri untuk tidak berbicara terlalu banyak mengenai kemana kamu akan pindah dan apa yang akan kamu lakukan. Tetap fokus hingga hari terakhir kamu kerja. Tetap berikan yang terbaik sampai hari terakhir. Jangan sampai mengganggu aktivitas rekan kerja lainnya karena kamu terlalu asyik bercerita.


4. Tawarkan bantuan kamu

Kamu menawarkan bantuan untuk proses transisi beban kerja yang selama ini menjadi tanggung jawab kamu, dan meninggalkan petunjuk rinci mengenai tugas dan apa yang harus dikerjakan. Cari tahu siapa pengganti kamu yang akan mengambil tanggung jawab pekerjaan kamu dan habiskan waktu dengannya untuk mengajari pengetahuan bagaimana kamu mengerjakan tugas-tugas tersebut.


5.Membereskan meja

Terlepas dari keadaan kamu sekarang ini, kamu ingin menjadi professional dan meninggalkan rekan kerja kamu dengan baik itu berarti kamu harus mentransfer informasi dan kontak kepada rekan lain yang memerlukan. Membersihkan kotak masuk di email kamu juga penting. Jangan sampai berantakan. Jika perlu lakukan rapikan dan jangan mudah menghapus semuanya: seharusnya kamu tinggalkan pesan informasi penting di akun kamu.


6. Berbicara Jujur dalam exit interview

Exit interview bisa menjadi rumit. Kadangkala HR akan menanyai pengalaman kamu mengenai isu permasalahan yang belum terselesaikan dan bagaimana kamu dapat menyelesaikannya untuk menciptakan solusi yang produktif dan positif. Jangan menyebut hal negative mengenai bos kamu, karena kamu masih memerlukan rekomendasi mereka dalam perkembangan karir kamu di masa depan.


7. Bermurah hatilah dan berterima kasih pada semua orang

Secara tulus dan terbuka mengucapkan rasa terima kasih kepada atasan kamu akan menunjukkan rasa integritas dan tingkat profesionalisme kamu dalam bekerja.


8. Stay connected

Tetap menjalin hubungan baik dengan mantan rekan kerja dan atasan kamu, baik melalui media social atau melalui telpon/sms hanya sekadar say hello. Karena kita tidak pernah tahu bahwa suatu saat dapat bekerja sama kembali.


by Ira Setyawati


Uploaded By : Nurlianti Auliani
Last Update : 27/01/2016

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1100
  • Available Position : 40779
  • Total Jobseekers : 537696
  • Total Employer : 11780