Articles

5 Hal yang Sebaiknya Jangan Dikatakan Atasan kepada Bawahan

By: Prisila Sekar Rani

Hubungan antara atasan dan bawahan dapat berjalan baik maupun buruk, bergantung dari bagaimana sikap atasan dalam memimpin timnya. Sebagai atasan memang memegang peranan penting dalam perusahaan, namun seluruh karyawan pun memegang peranan pentingnya masing-masing sesuai bidang tugas mereka. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggung jawab seorang atasan untuk dapat merangkul tiap bawahan supaya tetap nyaman bekerja dan memiliki kinerja yang baik secara individu maupun tim. Saat menjadi atasan, kamu akan menjadi pusat perhatian dari bawahan, terutama saat mengucapkan sesuatu. Komunikasi antara atasan dan bawahan dapat memberikan pengaruh yang signifikan pada kinerja tim. Namun, sedekat apapun dengan bawahan, ada hal-hal yang tidak diucapkan kepada bawahan, ya. Berikut 5 hal yang sebaiknya tidak diucapkan kepada bawahan:

1. Lakukan apa yang saya katakan karena saya bos di sini

Ancaman maupun menggunakan kekuasaan bukanlah hal yang dapat meningkatkan kinerja bawahan kamu. Bawahan akan menganggap kamu atasan yang egois dan tidak bijak dalam memimpin timnya. Pemimpin yang baik seharusnya tidak memberikan ancaman, namun dapat menginspirasi, mendorong, maupun membantu bawahan. Dalam mengambil keputusan pun, ucapan saya bos di sini juga tidak baik digunakan. Sebaiknya kamu tetap berdialog dengan bawahan dalam situasi kapan pun.

2. Saya sangat sibuk, saya tidak punya waktu untuk hal ini

Sebagai seorang atasan, bawahan kamu membutuhkan kamu untuk dapat membantu, membimbing, dan memberi masukan di pekerjaan. Ucapan seperti ini tidak empatik dan terkesan tidak menganggap pekerjaan bawahan kamu penting. Jika kamu memang sedang sibuk dan dikejar deadline, minta bawahan kamu untuk mengatur ulang waktu di kemudian hari sehingga kamu kelak dapat fokus membantu bawahan kamu. Dengan tetap mendengarkan masalah yang mereka hadapi dan membantunya, hal ini dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan tim.

3. Saya saja yang mengerjakan tugas ini

Tidak sedikit atasan yang memiliki sifat perfeksionis dan tidak mempercayai pekerjaan bawahannya. Jika kamu termasuk atasan yang seperti ini, ingatlah bahwa kamu bukanlah superwoman yang mampu mengerjakan semua pekerjaan sendirian. Apabila kamu merasa perlu untuk mengambil alih pekerjaan karena kurang percaya dengan kemampuan bawahan, maka bawahan tidak akan belajar untuk mengerjakan pekerjaan secara mandiri. Coba belajar untuk mempercayai dan berikan peluang belajar kepada bawahan dan tetap bimbing mereka dalam menyelesaikan pekerjaannya.

4. Kamu tidak becus bekerja

Kamu pasti pernah melakukan kesalahan dalam bekerja bukan? Bawahan kamu pun juga pasti pernah seperti itu. Kesal karena kesalahan yang dilakukan bawahan memang wajar. Namun, jangan sampai mengeluarkan perkataan kasar karena tidak dapat menahan emosi. Perkataan kasar yang diucapkan dapat menyakitkan hati bawahan. Kamu hendaknya bersikap sopan dan profesional dalam situasi apapun. Jika memang tim kamu melakukan kesalahan, memberitahu dengan cara yang baik dan memberikan masukan untuk dapat memperbaiki pekerjaannya.

5. Menceritakan masalah pribadi

Kedekatan kamu dengan bawahan merupakan hal yang sangat baik. Namun, tetap harus ada batasnya. Sebaiknya, masalah pribadi tidak perlu diceritakan kepada bawahan supaya hubungan kerja antara kamu dan bawahan tetap sehat. Selain itu, kita tidak tahu apakah bawahan kamu tersebut dapat menjaga permasalahan kamu atau tidak. Tidak menutup kemungkinan juga jika masalah pribadi kamu dapat menyebar ke lingkungan kantor jika kamu bercerita pada orang yang salah. Sebaliknya, kamu juga sebaiknya tidak menanyakan hal-hal yang terlalu pribadi pada bawahan, seperti keyakinan, politik, maupun hubungan pribadi. Kamu dapat membangun hubungan yang dekat tanpa harus terlibat terlalu dalam. Sebagai atasan, kamu harus dapat menjadi panutan dan contoh yang baik bagi bawahannya. Selain itu, juga sebaiknya dapat memberikan motivasi dan bersikap terbuka. Apabila tim kamu memberikan pendapat atau masukan, cobalah untuk lebih mendengarkan mereka dan menerima pendapat atau masukan apapun dengan pikiran terbuka. Dengan menjadi atasan yang baik, bawahan akan menjadi lebih loyal, menyelesaikan pekerjaan dengan senang hati, dan memberikan kontribusi pada perusahaan.


From: http://mommiesdaily.com/2016/12/13/5-hal-yang-sebaiknya-jangan-dikatakan-atasan-kepada-bawahan/


Uploaded By : Nurlianti Auliani
Last Update : 29/12/2016

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 4017
  • Available Position : 40325
  • Total Jobseekers : 472958
  • Total Employer : 11651