Articles

6 Aturan membagi waktu untuk pekerja freelance

Waktu yang dimiliki seorang freelancer dapat dibilang fleksibel dan cenderung lebih bebas. Meski demikian, memiliki waktu yang banyak bukan berarti Anda dapat berleha-leha semaunya karena ini bisa menjadi bumerang bagi Anda, di mana klien akan tidak puas dan Anda akan kehilangan pekerjaan. Sebagai freelancer, tidak ada salahnya Anda mengetahui bagaimana mengatur waktu dengan benar, sehingga semua tanggung jawab Anda dapat terpenuhi. Berikut beberapa tips yang bisa Anda andalkan:

1. Punya batas waktu mempersiapkan diri

Anda memang harus siap secara fisik dan mental sebelum memulai pekerjaan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan persiapan sehingga pekerjaan Anda akan selesai dengan profesional. Beberapa cara mempersiapkan diri misalnya dengan olahraga, rileks, tidur yang cukup, dan lain-lain. Mempersiapkan diri sebelum bekerja sih wajar-wajar saja. Namun Anda harus memastikan waktu persiapan diri tersebut tidak terlalu panjang dan membuat pekerjaan Anda terbengkal

2. Buat time table dan disiplin dengannya

Walaupun terkesan banyak memiliki waktu luang dan santai, sesungguhnya freelancer adalah petarung ulung. Seorang freelancer mengerjakan semua seorang diri, dari mulai mencari order hingga eksekusi. Tak heran sangat penting baginya untuk disiplin. Dia harus tahu kapan harus bekerja dan kapan harus istirahat. Tak hanya disiplin waktu, freelancer juga harus disiplin mengerjakan pekerjaanya sesuai tenggat waktu yang ditentukan dan hasilnya harus sempurna. Jadi penting untuk freelancer membuat time table management yang akan memandunya bekerja. Dia pun harus disiplin mengikuti schedule yang sudah dibuat.

3. Tentukan prioritas

Mulailah untuk belajar mendahulukan prioritas-prioritas Anda. Pilah dan buat daftar mana-mana saja pekerjaan yang harus Anda selesaikan terlebih dahulu dan mana yang bisa ditunda. Dahulukan pekerjaan yang mendekati tenggat deadline. Ini merupakan cara sederhana yang cerdas dalam mengatur waktu

4. Selesaikan pekerjaan mudah lebih dulu

Kerjakan pekerjaan dengan memilih yang termudah terlebih dahulu sebelum mengerjakan pekerjaan yang tersulit. Memulai pekerjaan yang termudah akan menghemat waktu, sehingga Anda bisa konsentrasi dengan pekerjaan yang sulit setelahnya. Bila Anda mengerjakan pekerjaan yang sulit terlebih dahulu, bisa jadi pekerjaan Anda yang lain akan terbengkalai karena waktu Anda habis dipakai di satu pekerjaan sulit tersebut. Energi pun akan terkuras habis.

5. Tentukan deadline lebih cepat

Bila mungkin, selesaikan pekerjaan sehari sebelum deadline, sehingga saat waktu deadline tiba Anda masih punya waktu memeriksa hasil pekerjaan Anda sebelum diserahkan ke klien. Jangan pernah mengerjakan tugas Anda melampaui deadline atau dikirim langsung secara terburu-buru. Hal itu akan mempengaruhi kualitas pekerjaan Anda. Bekerja tidak melampau deadine akan menunjukkan kalau Anda bisa diandalkan oleh klien.

6. Pantang menunda pekerjaan

Selalu kerjakan tugas tanpa menunda-nunda. Pakailah prinsip lebih cepat lebih baik. Lebih baik lagi bila Anda langsung mengerjakan pekerjaan tanpa harus menunggu waktu deadline mendekat atau pekerjaan lain datang. Apabila Anda menunda satu pekerjaan saja, berarti Anda harus bekerja di bawah tekanan dengan waktu yang sempit. Hal tersebut akan berakibat tidak sempurnanya pekerjaan Anda. Belum lagi Anda akan mengalami gangguan kesehatan karena terpaksa begadang untuk menyelesaikannya Dengan pembagian waktu yang tepat, pekerjaan akan selesai dengan cepat dan Anda dijamin akan kebanjiran job!


Sumber: : http://www.qerja.com/journal/view/375-6-aturan-membagi-waktu-untuk-pekerja-freelance/2/


Uploaded By : Nurlianti Auliani
Last Update : 30/12/2016

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 1100
  • Available Position : 40779
  • Total Jobseekers : 537642
  • Total Employer : 11780