Articles

Pentingnya Etika Kerja

Oleh : Ira Setyawati

Proses magang yang telah berjalan selama sebulan ini tentu saja memberikan banyak pengalaman baru bagi mahasiswa yang mengikuti program Internship 3+1. Tapi taukah kamu walaupun sebagai karyawan magang, kamu juga tetap harus mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam etika kerja. Etika kerja yang baik merupakan salah satu hal yang penting membangun karakter seseorang serta sebagai salah pendukung performa kerja.

Lalu mengapa sih etika kerja itu penting? Etika kerja akan mempengaruhi perubahan perilaku karyawan (Siswanto, et al, 2019*). Etika kerja akan membentuk karakter pekerja untuk disiplin, hasil kerja yang memuaskan serta kualitas kerja yang dapat diandalkan. Sebuah penelitian pada karyawan pabrik tekstil di Selangor, Kuala Lumpur dan Johor menyebutkan bahwa ada etika kerja berpengaruh terhadap performance kerja secara signifikan (Nizam, et al, 2016*). Dengan kata lain, seorang karyawan yang menerapkan etika-etika di tempat kerja akan memberikan kepuasan tersendiri bagi karyawan serta atasannya dan akan berdampak pada kemajuan karir kamu nantinya.

Lalu, nilai apa sajakah yang dapat dikembangkan dalam etika kerja? Yuk cek terlebih dahulu.

1. Penampilan

Penampilan di kantor merupakan salah satu hal penting yang perlu diperhatikan. Karakteristik kantor akan membantu kamu dalam menyesuaikan diri dengan budaya kantor, sekaligus menampilkan citra profesionalismemu. Jika kantor kamu termasuk tipe perusahaan formal, maka kamu wajib mengenakan pakaian yang formal seperti kemeja, celana/rok berbahan kain. Sedangkan jika pada perusahaan startup/kreatif dapat mengenakan pakaian yang informal. Selain itu, kamu juga perlu menjaga kerapian dirimu. Kan ga lucu donk jika kamu datang ke kantor dengan baju kusut. Pastikan baju kamu sudah disetrika ya.

2. Disiplin

Disiplin seringkali dikonotasikan dengan pencapaian ekspektasi terhadap pekerjaan yang sedang ditangani. Hal ini dapat dimulai oleh kamu dengan datang tepat waktu. Ketika kamu masuk kantor tepat waktu akan mencerminkan dirimu telah siap untuk bekerja. Jadi, tanyakan kepada atasanmu untuk jam masuk kantornya agar kamu tidak salah ya.

3. Saling menghormati

Dalam lingkungan baru seringkali terasa asing, dan memerlukan waktu untuk beradaptasi. Walaupun begitu, kamu tetap dapat menjalin hubungan baik dengan rekan kerja kamu. Tak lupa ketika berdiskusi, kamu tidak boleh menyela pembicaraan loh. Bila ingin menyampaikan pendapat, tunggu hingga rekan kamu selesai berbicara dan kamu diminta untuk berbicara.

4. Hindari bergosip

Saat jam makan siang, bergosip menjadi hal yang lumrah dilakukan apalagi kalau makan rame-rame. Nah ini tantangan besar loh buat kamu untuk tidak bergosip. Apalagi akan timbul kesan negatif di mata rekan kerja kamu atau atasan.

5. Bedakan urusan Pribadi dan Pekerjaan

Hal ini kadang sulit sekali memisahkan kehidupan pribadi dan pekerjaan yang sedang diurusi. Jangan memikirkan kehidupan pribadi saat kamu sedang bekerja atau menceritakan masalah pribadi saat bekerja apalagi di depan teman kerja kamu, begitu pula sebaliknya jangan terlalu sering membahas masalah pekerjaan di depan keluarga kamu.

6. Jadilah pribadi yang bertanggung jawab dan lebih peduli

Ada banyak bentuk sikap tanggung jawab yang bisa kamu lakukan, salahsatunya adalah ketika kamu diberikan kepercayaan untuk mengerjakan suatu project, maka kamu harus bertanggungjawab dengan mengerjakan project itu sebaik-baiknya, apabila nanti hasilnya ternyata kurang memuaskan maka janganlah cari-cari alasan. Tapi evaluasi dan perbaikilah untuk ke depannya.

Selain itu, lebih peduli dengan rekan kerja kamu dapat terlihat pada perilaku kamu di kantor. Contohnya ketika kamu dibantu rekan kerjamu, beri apresiasi padanya dapat berupa pujian, ataupun makanan. Atau ketika rekan kerjamu membutuhkan bantuan untuk membawa tumpukan dokumen, dan kamu sendiri sedang senggang, dapat berinisiatif untuk membantunya membawa sebagian dokumen tersebut.

Penerapan etika di tempat kerja akan melatih kamu untuk bersikap baik saat menghadapi lingkungan atau orang-orang di kantor. Dan tak mungkin, akan berdampak pada peningkatan kariermu nanti.

Sumber Referensi:

Nizam, S., Nur, M. & Sarah, S. (2016). The Relationship between Work Ethics and Job Performance. Future Academy of Management Journal. 465 – 471. doi: http://dx.doi.org/10.15405/epsbs.2016.11.02.43

Siswanto., Setiani., & Syakur, A. (2019). The Influence of Islamic Work Ethic and Job Satisfaction on Organizational Commitment: Islamic Educational Institution Evidence. Etikonomi: Jurnal Ekonomi. Vol. 18 (1): 73 – 82. doi: http://dx.doi.org/10.15408/etk.v18i1.7114.

Warsito, A. (2019). 6 Etika di Tempat Kerja yang Dapat Meningkatkan Kariermu. https://glints.com/id/lowongan/etika-di-tempat-kerja/#.Xsyon2gzbIV

Uploaded By : Albert Henderson
Last Update : 27/07/2020

Printer Friendly Version

Email this to a friend

User Login

 
 
 

Not Registered yet?

Our Services

Binuscareer Profile

  • Active JobSeekers : 10928
  • Available Position : 40791
  • Total Jobseekers : 496939
  • Total Employer : 11774